Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

HUT ke-81 RI, Bupati Ardiansyah: Tidak Ada Kata Berhenti untuk Membangun

Suasana Pelaksanaan Peringatan HUT RI ke 81 di Kabupaten Kutai Timur
Suasana Pelaksanaan Peringatan HUT RI ke 81 di Kabupaten Kutai Timur


SANGATTA - Upacara Detik-Detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 berlangsung khidmat di halaman Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Bukit Pelangi, Sangatta, Senin (17/08/2026).

 

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara yang di siarkan secara langsung melalui kanal youtube Diskominfo Staper Kuti mini juga  turut dihadiri Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

 

Rangkaian upacara juga diikuti peserta dari unsur TNI dan Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, serta pelajar dari berbagai sekolah di Kutai Timur. Seluruh peserta termasuk ratusan masyarakat yang juga hadir menyaksikan pelaksanaan upacara dengan penuh khidmat. 

Bertindak sebagai Komandan Upacara, Kapten (P) Syarifuddin Slamet Pujiono, lulusan Diktukpa Tahun 2018 yang saat ini menjabat sebagai Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danposal) Tanjung Mangkalihat, Lanal Sangatta.

 

.....

Salah satu momen utama yang menjadi perhatian adalah prosesi pengibaran Sang Merah Putih oleh 36 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kutai Timur. Dengan langkah tegap dan gerakan yang terukur, para anggota Paskibraka menjalankan tugasnya mengibarkan sang saka merah putih yang menjadi puncak peringatan kemerdekaan bangsa yang memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika.

 

Ketika Sang Merah Putih perlahan mencapai puncak tiang bendera, suasana upacara semakin terasa sakral. Seluruh peserta berdiri tegap dalam keheningan, memberikan penghormatan kepada bendera kebangsaan yang berkibar gagah di tengah suasana peringatan hari kemerdekaan. Kibaran Merah Putih menjadi simbol semangat perjuangan, persatuan, dan tekad seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga serta mengisi kemerdekaan.

 

 

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman berharap momentum kemerdekaan tahun ini dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan bangsa.

 

Menurut Bupati Ardiansyah, peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat semangat perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan komitmen generasi saat ini dalam melanjutkan pembangunan.

 

Ia menekankan bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu harus diisi dengan kerja nyata, semangat persatuan, dan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Karena itu, generasi penerus memiliki peran penting untuk meneruskan estafet pembangunan dan memastikan cita-cita kemerdekaan terus diwujudkan.

 

Bupati Ardiansyah menilai peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh elemen daerah dalam melanjutkan pembangunan. Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan terus bergerak, berkolaborasi, dan tidak berhenti menghadirkan kemajuan bagi daerah.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat para pahlawan sebagai sumber motivasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, perjuangan tidak berhenti setelah Indonesia merdeka, melainkan terus berlanjut melalui upaya membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempersiapkan generasi penerus.

 

“Tidak ada kata berhenti untuk membangun. Semangat perjuangan para pahlawan harus terus kita warisi dan kita wujudkan melalui kerja nyata untuk bangsa dan daerah,” ujar Bupati Ardiansyah usai Upacara HUT RI ke-81.

 

Ia berharap semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Kutai Timur sehingga pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.(Maulana)


#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km²  atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan