SANGATTA – Sebanyak 1612 atlet bakal di terjunkan untuk mengikuti 61 cabang olahraga (Cabor) pada Pekan Olahraga Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Porprov Kaltim) di Kabupaten Paser November mendatang. Sederet persiapan terus di matangkan untuk memastikan seluruh target yang di tetapkan bisa tercapai.
Salah satu yang menjadi fokus kontingen yang bakal di nahkodai langsung oleh Wakil Bupati Mahyunadi yakni terkait capaian medali dalam ajang emapta tahun tersebut. dimana pada ajang sebelumnya , Kutim berada di posisi empat dengan 124 medeli terpaut 50 medali dari posisi ketiga.
Untuk itu, pada pelaksanaan tahun ini, kontingen Kutai Timur menargetkan peningkatan signifikan dengan membidik masuk tiga besar klasemen akhir. Upaya tersebut tidak hanya difokuskan pada penambahan jumlah medali, tetapi juga peningkatan kualitas atlet melalui pembinaan yang lebih terarah, pemusatan latihan (training center), serta penguatan mental bertanding.
Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi, menegaskan bahwa seluruh kontingen memiliki tanggung jawab yang sama untuk mensukseskan dalam mengejar target yang sudah ditetapkan dalam Porprov kali ini. Dimana pada ajang kali ini Kontingen Kutim di targetkan masuk tiga besar dari 10 Kabupaten/Kota di Kaltim.
"Kita harus memiliki semangat yang sama untuk mencapai target yang sudah di tetapkan,”ujar Wabup Mahyunadi didampingi Kepala Dispora, Basuki Isnawan dan Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono saat ditemui awak media, Selasa (19/05/2026).
Meskipun ada perubahan regulasi terkait batasan umur atlet maksimal 30 tahun yang akan bertanding dalam ajang Porprov kali ini. namun dirinya memastikan bahwa Kutim sudah mempersiapkan berbagai strategi untuk tetap bisa bersaing dan meraih prestasi tertinggi.
Menurutnya, pembatasan usia ini justru menjadi momentum untuk mendorong regenerasi atlet. Sejumlah atlet muda potensial telah dipersiapkan melalui proses pembinaan berjenjang, termasuk pemusatan latihan intensif serta uji coba di berbagai kejuaraan. Dengan komposisi atlet yang lebih segar dan kompetitif, diharapkan mampu memberikan energi baru bagi kontingen Kutai Timur dalam menghadapi persaingan.
Lebih lanjut. Terkait kesejahteraan atlet, dirinya memastikan bahwa anggaran untuk bonus para peraih medali sudah disiapkan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal.
Ia menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah tidak hanya sebatas pada pemberian bonus, tetapi juga pada keberlanjutan pembinaan atlet ke depan, sehingga prestasi olahraga di Kutai Timur dapat terus meningkat secara konsisten dari waktu ke waktu.
Penulis : Irhan
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.