Kutim Tutup Porprov Korpri IV Kaltim dengan Raihan 53 Medali, Keluar sebagai Juara Umum

Bupati Ardiansyah Sulaiman saat angkat piala bergilir Bapor Koprpi (Daus/IKP Kehumasan)
Bupati Ardiansyah Sulaiman saat angkat piala bergilir Bapor Koprpi (Daus/IKP Kehumasan)


SANGATTA - Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menutup Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri IV Kalimantan Timur 2026 dengan prestasi sebagai juara umum. Kontingen tuan rumah berhasil mengumpulkan 53 medali, terdiri atas 17 emas, 20 perak, dan 16 perunggu.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Kutim yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga aparatur sipil negara (ASN) tingkat provinsi tersebut. Penutupan kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bupati Kutim, Sangatta, Sabtu (7/11/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni serta para kontingen dari kabupaten dan kota se-Kaltim.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, wasit, panitia, dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Porprov Korpri IV. Ia menilai, setiap perjuangan, kedisiplinan, dan sportivitas yang ditunjukkan peserta merupakan bagian dari prestasi yang patut dihargai.

Menurut Ardiansyah, keberhasilan dalam olahraga tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diperoleh. Proses latihan, pengorbanan waktu, kedisiplinan, serta ketangguhan menghadapi persaingan juga menjadi nilai penting yang harus diapresiasi.

Ia mengucapkan selamat kepada atlet yang berhasil meraih prestasi dan meminta mereka terus meningkatkan kemampuan. Sementara bagi kontingen yang belum memperoleh hasil sesuai harapan, pengalaman dalam kompetisi tersebut diharapkan menjadi bekal untuk meraih hasil lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Ardiansyah juga menekankan agar semangat sportivitas yang ditunjukkan selama pertandingan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Menurut dia, ASN harus mampu menjaga disiplin, bekerja sama, profesional, berintegritas, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Masyarakat tidak menilai kita dari berapa banyak medali yang kita raih, tetapi dari seberapa besar manfaat kehadiran kita dalam menjawab kebutuhan dan memberikan pelayanan kepada mereka,” demikian pesan Ardiansyah dalam sambutannya.

Ardiansyah berharap Porprov Korpri menjadi bagian dari pembinaan olahraga ASN secara berkelanjutan. Ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan aparatur yang tidak hanya unggul dalam menjalankan tugas birokrasi, tetapi juga memiliki jasmani sehat, mental kuat, dan semangat kebersamaan.

Ia juga berharap seluruh kontingen membawa pulang bukan hanya medali dan pengalaman bertanding, melainkan kenangan baik selama berada di Kutai Timur. Menurutnya, persaudaraan dan hubungan antardaerah merupakan salah satu hasil penting dari penyelenggaraan Porprov Korpri.

Dengan berakhirnya Porprov Korpri IV Kaltim 2026, Pemkab Kutim berharap semangat kompetisi dan kebersamaan yang terbangun dapat terus dibawa ke lingkungan kerja serta menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.(Daus)

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.



#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.