Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Membanggakan! Poktan Cahaya Baru di Desa Tepian Baru, Panen 60 Ton Semangka saat Panen Perdana

Membanggakan! Poktan Cahaya Baru di Desa Tepian Baru, Panen 60 Ton Semangka saat Panen Perdana
 SANGATTA - Membanggakan, kalimat itu tepat untuk disematkan kepada Kelompok Tani (Poktan) Cahaya Baru, Desa Tepian Baru, Kecamatan Bengalon, yang baru saja melakukan panen perdana buah Semangka. Tak tanggung-tanggung, dari luasan lahan 3 hektare yang mereka tanami, mampu menghasilkan sekitar 60 ton dengan harga jual Rp 6.000 per kilonya (di lokasi tanam). 

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) melalui Kepala Bidang Holtikultura Wahyudi Noor mengatakan, pengembangan tanaman holtikultura salah satunya buah semangka merupakan program kolaborasi antara DTPHP dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DTKT) Kutim, khusunya di  desa-desa exs transmigrasi yang ada di Kutim. Diketahui, saat panen perdana berlangsung, turut dihadiri oleh Kadis DTPHP Dyah Ratnaningrum dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskertrans) Kutim Sudirman Latif

“Salah satu tujuanya untuk pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat, khusunya para petani kita agar semakin baik,” ucapnya.

Mengingat buah semangka, adalah komoditas yang paling di cari masyarakat terlebih pada bulan puasa dan Idul Fitri, yang sebentar lagi akan datang. 

Pengembangan buah yang memiliki ciri khas kulit keras warna hijau dan daging buah berwarna merah ini, tidak hanya dipusatkan di satu wilayah saja, namun disebar kebeberapa wilayah dan menjaga jarak tanam. Tujuannya, untuk menjaga stabilitas harga di pasaran baik ditingkat petani maupun masyarakat.

“Desa Bangun Jaya (Kaliorang), Manunggal Jaya (Rantau Pulung) dan yang baru saja kita lakukan panen perdana di desa Tepian Baru (Bengalon),” jelasnya.

Selain itu, selama proses tanam, mulai dari pengolahan tanah, penyemaian bibit, hingga  masa panen, Wahyudi menyebut, para petani juga mendapat pendampingan dari  para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta tim dari DTKT yang secara intens memberikan pemahaman kepada para petani. Selain tanaman jangka pendek, mereka (petani) juga akan diberikan program untuk tanaman jangka panjang.

“Selain semangka, kita juga ada wilayah yang dikembangkan untuk tanaman cabai dan saat ini tinggal menunggu masa panen yang diperkirakan awal bulan puasa, tepatnya desa Bumi Sejahtera (Kaliorang) dan Bumi Rapak (Kaubun),” pungkasnya.

Penulis : Tehjo
Editor : Joni

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.