Tue 29/03/2022
  admin Berita

Model Asal Surabaya Kenakan Batik Wakaroros saat Pemotretan di Air Terjun Embung Lemung Wehea

MUARA WAHAU - Batik Wakaroros asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bakal ditampilkan pada ajang Fashion Week yang akan digelar di Jakarta, 13 April 2022 mendatang. 


Sebagai persiapan Kutim mengikuti ajang tersebut, desainer Kondang Lia Afif bersama 3 model asal Surabaya dan Putri Pariwisata Kaltim melakukan pemotretan dan pembuatan video mengenakan Batik Wakaroros (Kutim) berlatar (background) Air Terjun Embung Lemun Narakata Rimba, di di Desa Bea Nehas Kilometer 65 Narkata Rimba, Kecamatan Muara Wahau, Senin (29/3/2022). 


Alasan kenapa lokasi air terjun itu menjadi background untuk pelaksanaan pemotretan dan pembuatan video, Kepala Dinas Pariwisata Kutim Nurullah mengatakan, tujuannya, selain mempromosikan batik wakaroros juga mengenalkan air terjun Embung Lemun hingga ke ditingkat nasional. 


"Kita memilih air terjun ini, agar wisatawan luar mengetahui kalau di Kutai Timur ada potensi wisata air terjun yang sangat indah dan alami yang layak untuk dikunjungi," beber Nurullah. 


Sementara itu, sang desainer busana, Lia Afif mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan Pemkab Kutim untuk mengangkat batik wakaroros yang diketahui pewarnaan lainnya dari bahan alami, yaitu serbuk kayu ulin. 


"Disini kita ingin menunjukan kepada nasional dan internasional bahwa di Kutai Timur itu ada batik dan batiknyapun dengan pewarna alam," ujar Lia


Batik wakaroros tersebut dirancang dalam bentuk busana muslim, yang akan dipertunjukkan pada event Fashion Week 2022. Yang mana warna yang ditimbulkan dari serbuk kayu ulin tersebut menjadi keunggulannya. 


"Pewarnaan alam punya ciri khas tersendiri dan tingkat kesulitan yang lebih tinggi karena setiap kali pencelupan warna memang beda-beda tergantung kualitas kayu tersebut sehingga tidak akan sama persis," ujarnya. 


Batik Wakaroros, sambung Lia, memiliki khas Kutai Timur tersendiri, karena dengan melihat motifnya saja orang sudah tahu itu dari Kalimantan. 


"Saya sudah tiga kali membawa batik wakaroros dengan event yang berbeda dan respon para pencinta fashion sangat bagus sekali. Tahun 2019 saya mengangkat wakaroros dengan pewarnaan sintetis, tahun ini wakaroros dengan pewarna alami," ungkapnya. 


Ia berharap batik wakaroros semakin terkenal dan diminati sehingga dapat meningkatkan perekonomian para pengrajin. 


Untuk diketahui, tiga orang model yang mengenakan batik wakaroros  hasil karya Lia Afif di Air Terjun Embung Lemun Narakata Rimba Wehea ini adalah Desilia Herman, Zaramano dan Aura AZ zahra, ketiganya berasal dari Surabaya serta Putri Pariwiaata Kaltim Rinanda Maharani.


Penulis : Daus

Editor : Joni