SANGATTA — Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) menetapkan objek wisata Tangga Bidadari masuk dalam pengembangan program unggulan daerah. Destinasi yang terletak Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang tersebut dinilai memiliki daya tarik yang kuat serta potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat rekreasi keluarga yang representatif.
Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur (Kutim) Mahriadi menjelaskan, Keunggulan utama objek wisata ini terletak pada keberadaan sumber mata air alami dan kemudahan aksesibilitasnya. Dibandingkan dengan destinasi wisata alam lainnya yang berada di wilayah sekitar, lokasi Tangga Bidadari tergolong paling mudah dijangkau oleh masyarakat.
"Di sana kan bukan air terjun seperti pada umumnya, tapi mata air Tangga Bidadari yang tidak banyak di miliki oleh daerah lain dan potensinya cukup besar untuk bisa kita terus kembangkan. Terlebih daerah itu juga sudah banyak di kenal oleh wisatawan," ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (11/08/2026).
Lebih lanjut, Guna meningkatkan jumlah kunjungan wisata, pihaknya tengah mempersiapkan program peningkatan infrastruktur untuk menunjang kenyamanan pengunjung yang akan di mulai di tahun ini. Pembangunan awal akan difokuskan pada pembenahan area bawah dan penambahan turap untuk memperkuat struktur lahan di sekitar lokasi.
"Mungkin di bawah bisa dibuatkan tempat berenang untuk anak-anak, jadi pengunjung tidak harus naik ke atas kalau mau main air," tambahnya.
Selain area rekreasi air, penambahan fasilitas umum seperti toilet dan sarana ibadah juga menjadi bagian penting yang akan di hadirkan di lokasi wisata yang masuk dalam penilaian Kawasan Geopark Sangkulirang Mangkalihat tersebut. Diharapkan dengan adanya fasilitas pendukung yang memadai berdampak terhadap jumlah kunjungan ke mata air Tangga Bidadari.
Pengembangan tidak hanya berfokus pada insfrastrur fisik semata. Namun pihaknya juga menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama pengelola yang dipercayakan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Selangkau.
"Kalau mau menginap di sana silakan saja, sudah ada tempat villanya termasuk UMKM kalau mau oleh-oleh," pungkasnya.
Diharapkan dengan adanya pengembangan yang terus di lakukan potensi pariwisata daerah dapat semakin dikenal dan menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung. Kondisi tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar melalui tumbuhnya berbagai aktivitas usaha, termasuk UMKM, ekonomi kreatif, serta penyediaan jasa dan produk lokal.(Irhan)
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.