Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Siapkan Generasi Produktif, DPPKB Kutim Gelar SSK di Bengalon

Sbukaan SSK di Kecamatan Bengalon
Sbukaan SSK di Kecamatan Bengalon

BENGALON – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutim berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Bengalon menggelar sosialisasi dan pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) bagi jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Bengalon. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Camat Bengalon, Rabu (5/8/2026) pagi itu mengusung tema “Mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui generasi berkualitas, berkarakter dan berdaya saing”.


Acara ini dihadiri oleh Kabid Dalduk Tristiningsih, perwakilan dari seluruh SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Bengalon, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam). Hadir pula sejumlah narasumber dari perwakilan Kemendukbangga RI Perwakilan Kaltim, yaitu Yulianto yang menyampaikan materi implementasi pendidikan kependudukan pada SSK, dan Karisya Humaira yang membawakan materi kebijakan serta strategi kerja sama pendidikan kependudukan. Selain itu, Kuncoro dari SMAN 1 Sangatta Selatan turut berbagi pengalaman terkait Best Practice Sekolah Siaga Kependudukan.


Saat membuka kegiatan, Plh Kepala DPPKB Kutim, Yuriansyah T menyampaikan apresiasi kepada pihak Kecamatan Bengalon yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ia menegaskan SSK atau Sekolah Siaga Kependudukan merupakan program strategis di tengah momentum bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan non-produktif. 


“Kondisi ini merupakan peluang besar bagi pembangunan apabila dapat disiapkan dengan baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Namun, bonus demografi juga dapat menjadi tantangan apabila tidak diimbangi dengan kesiapan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemampuan merencanakan masa depan,” ujar Yuriansyah yang juga menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.


SSK hadir sebagai wadah untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Program ini mengintegrasikan materi kependudukan, keluarga berencana, serta pembangunan keluarga ke dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Yuriansyah menekankan keberhasilan SSK tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) secara sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, pihak sekolah, para pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan.


Sementara itu, Plh Kasi PMDK Kecamatan Bengalon Marnawati berharap melalui sosialisasi ini para peserta memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai program SSK, isu-isu kependudukan, serta program Keluarga Berencana.


 “Guru juga didorong untuk mampu mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam pembelajaran, sekaligus menjadi agen perubahan dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, sehat, dan sadar kependudukan,” ujar Marnawati.


Kegiatan ini merupakan langkah awal bagi sekolah-sekolah di Kecamatan Bengalon untuk dapat menjadi contoh dan pergerakan bagi sekolah lain dalam mengembangkan SSK di wilayah Kutim. (*)