Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Sinergi Polri dan Pemda Jadi Kunci, Bupati Ardiansyah Apresiasi Kinerja Polres Kutim

momen pemotongan tumpeng Bupati Ardiansyah Sulaiman di dampingi Kapolres Kutim AKBP  Fauzan Arianto
momen pemotongan tumpeng Bupati Ardiansyah Sulaiman di dampingi Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto

 

SANGATTA -  Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah. 

 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program yang di canangkan pemerintah semata. Namun perlu sinergi seluruh elemen. Diantara daya dukung pembangunan yakni terkait  stabilitas keamanan yang menjadi salahs atu pondasi penting dalam mensukseskan pembangunan. 

 

“Atas nama Pemerintah Daerah,  menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polres Kutai Timur atas dedikasi dan berbagai capaian yang telah diraih selama ini, termasuk keberhasilan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif serta mendukung berbagai program strategis pemerintah,”ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman disela kegiatan saat syukuran HUT Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Ruang Akasia Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Rabu (01/07/2026). 

 

 

Bupati Ardiansyah menilai hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan Korps Bhayangkara harus terus dipertahankan. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan Kabupaten Kutai Timur maupun mendukung kemajuan Kalimantan Timur secara umum. 

 

 

"Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

 

Menutup sambutannya, Bupati Ardiansyah tak lupa memberikan ucapann selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. dirinya berharap terus meningkatkan sinergi bersama pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun Kutai Timur yang semakin maju. 

 

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa sepanjang satu tahun terakhir Polres Kutim menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga keamanan sekaligus mengawal pembangunan daerah. Meski demikian, kondisi kamtibmas di Kutim hingga saat ini tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif berkat sinergi seluruh elemen masyarakat. 

 

Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, perubahan iklim hingga disrupsi teknologi informasi. Karena itu, Polres Kutai Timur terus beradaptasi dan mendukung penuh pelaksanaan program prioritas pemerintah melalui visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. 

 

 

Pada kesempatan itu, AKBP Fauzan Arianto juga berpamitan kepada seluruh masyarakat Kutai Timur setelah mendapat promosi jabatan sebagai Wakapolresta Balikpapan Polda Kalimantan Timur. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, insan pers, dunia usaha, dan seluruh masyarakat atas dukungan yang diberikan selama masa pengabdiannya di Kutai Timur. 

 

Dalam rangkaian kegiatan syukuran tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman turut menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah personel Polres Kutim yang berprestasi serta masyarakat yang dinilai telah berkontribusi dan mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di Kutim.  Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terbangun antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah. 


 

Penulis : Maulan


#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan