Sat 14/02/2026
  Admin Berita Berita

137 Atlet Ramaikan Turnamen Tenis Meja. Bupati Ardiansyah, Langkah Awal Pembinaan Atlet Berbakat




SANGATTA – Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Antar Klub se-Kutai Timur yang digelar oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kutim, yang berlangsung di Gedung BPU Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu (14/02/2026).

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Februari 2026, digelar di dua lokasi, yakni Gedung BPU Sangatta Utara dan Gedung Kwarcab. Kegiatan ini diikuti 13 Persatuan Tenis Meja (PTM) Kutim, dengan total 18 tim dan 137 peserta kategori non-prestasi dari seluruh wilayah Kutai Timur.

Adapun klub yang ambil bagian dalam turnamen ini antara lain PTM Bhineka, PTM Pertamina, PTM Smankis, PTM Pongtiku, PTM Lembah Hijau, PTM Panorama Swargabara, PTM Borneo Sangatta, PTM GPL Munthe, PTM Nursery, PTM MH TTC, PTM Kebon Agung, PTM Sangkulirang, dan PTM Jaya Muda.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada PTMSI Kutai Timur atas capaian prestasi pada ajang Pra Porprov, di mana cabang tenis meja berhasil meraih juara umum.

“Prestasi ini harus kita pertahankan hingga Porprov pada November mendatang di Kabupaten Paser. Target kita jelas, masuk tiga besar,”tegasnya.

Kemudian Bupati Ardiansyah juga menekankan bahwa meskipun turnamen kali ini merupakan kategori non-prestasi, para atlet tetap membawa nama baik klub masing-masing sehingga harus menjunjung tinggi sportivitas. Dirinya berharap Turnamen ini menjadi langkah awal pembinaan klub sebagaimana instruksi pemerintah daerah agar setiap cabang olahraga membentuk dan menguatkan klub di Kutai Timur. 

“Prestasi memang menjadi tujuan, tetapi yang lebih utama adalah menjaga kesehatan, kebugaran, dan semangat kebersamaan dalam berolahraga,”ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim, Rudi Hartono, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Pra Porprov, Kutai Timur menempati peringkat keempat dari 64 cabang olahraga yang akan berlaga pada Porprov 2026.

“Harapan kami, sesuai target Bupati, Kutai Timur bisa menembus tiga besar pada Porprov 2026. Khusus tenis meja, dari tujuh medali emas yang diperebutkan pada Pra Porprov, Kutai Timur meraih empat emas serta menyapu bersih medali perak dan perunggu sehingga keluar sebagai juara umum. Mudah-mudahan capaian ini bisa dipertahankan,” ungkapnya.

Menurutnya, turnamen antar klub ini menjadi langkah positif dalam membangun fondasi pembinaan atlet. Dengan semakin banyaknya klub, peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah juga semakin besar.

Sementara itu, Ketua PTMSI Kutai Timur, Rahmat, menjelaskan bahwa turnamen ini memang dikhususkan bagi kategori non-prestasi guna mendorong partisipasi aktif seluruh klub.

“Harapannya, dari sini akan lahir atlet-atlet hebat dan berbakat,”ujarnya.

Ia menambahkan, untuk kategori prestasi, pihaknya telah menyiapkan ajang tersendiri melalui Bupati Cup yang akan menjadi wadah kompetisi bagi atlet berprestasi. Selain itu, PTMSI Kutai Timur juga telah melakukan pembinaan kelompok umur dan menggelar turnamen khusus usia dini sebagai bagian dari regenerasi atlet.

“Ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan kebersamaan. Kita tentu ingin meraih kemenangan, namun sportivitas dan pengendalian emosi tetap harus dijaga,”tutup Rahmat.




Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.