Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Bupati Ardiansyah Intruksikan Seluruh PD Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Bupati Ardiansyah Intruksikan Seluruh PD Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah (PD) agar segera menyelesaikan catatan hasil laporan Kuangan yang di keluarkan oleh  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal tersebut disampaikan kepada awak media usai rapat bersama BPK RI Perwakilan Provinsi Kaltim yang berlangsung di ruang Tempudau, Kantor Sekretariat Kabupaten, Sangatta, Jumat (08/05/2026).

Bupati Ardiansyah menegaskan, bahwa dalam menindaklanjuti hasil laporan dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh badan negara yang bertanggung jawab terhadap laporan keuangan pemerintah ini harus segera di tindaklanjuti terkait poin-poin yang menjadi perhatian oleh tim pemeriksa. Sehingga laporan yang di sajikan nantinya mampu memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh BPK.

"Saya minta segera diselesaikan sesuai dengan catatan yang di sampaikan oleh BPK," ujar Bupati Ardiansyah.

Sebagai langkah teknis, dirinya juga meminta agar setiap perangkat daerah segera menyusun skema penyelesaian yang terukur. Dokumen tersebut akan menjadi acuan bagi BPK dalam memantau sejauh mana progres perbaikan yang dilakukan oleh setiap PD. Dengan langkah tersebut, diharapkan  berdampak positif terhadap hasil akhir laporan keuangan  yang nantinya  di keluarkan oleh BPK. 

"Mudah-mudahan RHP (Resume Hasil Pemeriksaan) kita masih sama seperti dulu (Wajar Tanpa Pengecualian). Itu yang kita harapkan," pungkasnya.



Penulis : Irhan

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.