SANGATTA — Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kutai Timur saat ini telah memiliki peralatan Real-Time PCR. Sebuah teknologi pemeriksaan laboratorium yang berfungsi untuk mendeteksi dan mengidentifikasi materi genetik dari mikroorganisme, seperti virus dan bakteri.
Keberadaan peralatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemeriksaan laboratorium di Kabupaten Kutai Timur, khususnya dalam mendukung proses deteksi penyakit secara lebih cepat dan akurat yang bisa di manfaatkan secara gratis oleh masyarakat untuk melakukan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA sebagai bagian dari dukungan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang di laksanakan oleh Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim).
Plt Kepala UPTD Labkesda Kutim, Sri Endrayati, hadirnya tekhnologi di laboratorium yang beralamat di jalan Aws Syaranie (Kanal tiga) ini untuk mendukung deteksi dini infeksi HPV yang merupakan salah satu faktor risiko utama kanker leher rahim atau kanker serviks.
“Dengan dukungan peralatan Real-Time PCR yang sudah tersedia, kami terus berupaya mengembangkan jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan di sini (Labkesda). Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk memeriksakan kesehatanya.” ujarnya
Selain mempercepat proses pemeriksaan, pengembangan layanan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium di daerah. Selama kehadiran alat tersebut, sudah ada 217 jumlah sampel yang di uji mlalui alat tersebut.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia di Labkesda. Dengan adanya fasilitas dan peralatan pemeriksaan yang semakin lengkap, kami berkomitmen memberikan pelayanan laboratorium yang optimal untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
dirujuk dari beberapa Puskesmas yang ada di Kutim dan saat ini Labkesda Kutim masih dalam proses koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait pengadaan bahan habis pakai selanjutnya. Apabila dapat direalisasikan, layanan tersebut akan menjadi bagian dari pengembangan kapasitas Labkesda Kutim dalam memberikan pemeriksaan berbasis teknologi molekuler yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Penguatan sarana dan pengembangan kompetensi SDM terus kami lakukan agar kemampuan pemeriksaan di Labkesda semakin lengkap. Harapannya, masyarakat dapat memperoleh layanan pemeriksaan yang cepat, akurat, dan berkualitas di daerah,” pungkasnya.(Irhan)
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.