Fri 13/02/2026
  Admin Berita Berita

Kolaborasi OPD Diperkuat, Kutim Optimistis Raih Predikat Kabupaten Layak Anak

 

SANGATTA - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kutai Timur (DPPPA KUTIM) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi operator Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penggunaan sistem pelaporan untuk percepatan penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA). 

 

Bimtek yang bertujuan untuk menyamakan presepsi dalam upaya mencapai KLA ini,  diikuti oleh seluruh Perangkat Daerah di Lingkup Pemkab Kutim ini, berlangsung di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) ,Kawasan Pemeirntahan Sangatta Utara Jumat (13/02/2026). 

 

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA) DPPPA Kutim, Rita Winarni, menjelaskan latar belakang hadirnya sistem pelaporan berbasis website ini menjadi bagian untuk mempercepat prose pelaporan serta  memangkas briokrasi dokumen yang sering menjadi kendala saat  proses penilaian KLA. 

 

"Tahun ini kami libatkan seluruh unsur operator OPD terkait untuk ikut andil dalam penginputan. Jadi kami di DPPPA tinggal menarik data yang sudah diisi oleh instansi tersebut tanpa harus repot melakukan jemput bola," ujarnya. 

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sistem ini dirancang khusus untuk memastikan setiap dokumen pendukung, mulai dari surat undangan, notulensi hingga dokumentasi kegiatan, terunggah dengan sempurna sesuai standar Kementerian PPPA. 

 

"Selama ini, data yang kita unggah kurang lengkap atau mengalami ketidaksesuaian antara pertanyaan dengan jawaban yang diberikan, sehingga penilaian tidak maksimal. Melalui Bimtek ini, para operator diharapkan lebih memahami indikator-indikator yang diminta," tambahnya. 

 

Di sisi lain, ia juga menilai penerapan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kutai Timur bisa terus membawa dampak positif yang semakin nyata, mulai dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan hak anak, penguatan peran keluarga dan sekolah sebagai ruang aman, hingga terbentuknya sistem perlindungan yang lebih responsif dan berkelanjutan. 

 

"Target kita sebenarnya mengejar predikat Nindya, karena kemarin kita hanya kurang sekitar 3,1 poin saja. Dengan catatan nilai yang ada tidak bergeser dan ditambah prestasi pusat informasi sahabat anak serta ruang bermain ramah anak yang sudah terstandardisasi, insya Allah target itu tercapai, bahkan harapannya bisa menuju Utama," pungkasnya. 




 

Penulis : Irhan


#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.