
Pemkab Kutim Perkuat Sinkronisasi OPD, 50 Program Unggulan Tetap Jadi Prioritas
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus melakukan langkah strategis untuk mempercepat realisasi pembangunan daerah salah satunya melalui 50 program unggulan yang mencakup berbagai menjadi tig sektor yakni Kutim Hebat, Kota Hebat dan Desa Hebat.
Salah satu instrumen penting dalam upaya percepatan pembangunan yakni dengan melakukan pemetaan terkait program yang akan di laksanakan di masing-masing Perangkat Daerah. Hal itu bertujuan untuk memastikan sinkronisasi kerja antar PD tetap terjaga, yang bermuara terhadap target Pembangunan yang sudah di tetapkan.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Setkab Kutim, Noviari Noor, menjelaskan bahwa pemetaan ini berfungsi untuk membagi peran antar instansi dalam menyukseskan satu program yang di canangkan oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi. Dimana dalam pelaksanaanya melibatkan lebih dari satu instansi.
"Kegiatan ini dipetakan di setiap OPD untuk memperjelas siapa yang melaksanakan dan siapa yang bertanggung jawab," ujar Noviari saat ditemui awak media Rabu (18/02/2026).
Terkait dukungan angggaran yang cenderung berkurang di banding tahun lalu, Noviari yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeda Kutim ini, menegaskan, pemerintah tetap akan terus melakukan kerja-kerja posyif merealisasikan program pembangunan yang sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Strategi percepatan tetap dilakukan. Salah satunya dengan merumuskan kembali skala prioritas yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah saat ini,”imbuhnya.
Sesuai dengan instruksi kepala daerah yang menekankan pada penjabaran teknis di lapangan. Diharapkan seluruh PD mampu mengimplementasikan seluruh program baik fisik maupun non-fisik tetap harus berjalan.
"Kita tetap merumuskan dengan kemampuan anggaran yang berkurang, namun harus tetap memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang sudah tersusun dalam satu tahun ke depan," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap pemetaan program di setiap Perangkat Daerah mampu memperkuat sinkronisasi dan kolaborasi antarinstansi dalam merealisasikan 50 program unggulan yang terbagi dalam sektor Kutim Hebat, Kota Hebat, dan Desa Hebat. Meski dukungan anggaran tahun ini mengalami penyesuaian, pemerintah optimistis percepatan pembangunan tetap berjalan melalui penetapan skala prioritas yang selaras dengan RKPD dan RPJMD.
Seluruh Perangkat Daerah diharapkan dapat mengimplementasikan program secara maksimal, baik fisik maupun nonfisik, dengan tetap fokus pada target pembangunan yang telah ditetapkan demi mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Penulis : Irhan
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.