Sun 01/02/2026
  Admin Berita Berita

Pelestarian Budaya Jadi Bagian Pembangunan, Pemkab Kutim Dukung Paguyuban Kesenian

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memberikan ruang yang sama bagi seluruh masyarakat dalam melestarikan adat istiadat dan budaya yang ada. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun budaya.


“Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi seluruh paguyuban Nusantara untuk tetap eksis dan berkembang. Prinsipnya, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung, namun budaya tetap mendapat tempat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, saat menghadiri peringatan hari jadi Paguyuban Joyoboyo Kediri di Polder Ilham Maulana, Sangatta, mewakili Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman yang berhalangan hadir.


Mulyono menyebut, pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam setiap proses pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Nilai-nilai adat dan kearifan lokal dinilai mampu menjadi fondasi dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, pembangunan tidak semata-mata berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus sejalan dengan upaya menjaga identitas dan karakter daerah. Dengan tetap menjunjung tinggi adat istiadat, pemerintah daerah berharap setiap program pembangunan dapat diterima dan didukung oleh masyarakat secara luas.


“Salah satunya hadir dari Paguyuban Joyoboyo Kediri yang telah menunjukkan karya nyata serta memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung program pemerintah daerah di bidang seni dan budaya,” tambahnya.


Lebih lanjut, Mulyono menjelaskan bahwa selain menjadi wadah pelestarian budaya, kehadiran paguyuban kesenian juga dapat menjadi pelepas rindu akan kampung halaman serta sarana mempererat tali silaturahmi antaranggota masyarakat yang berada di perantauan.


Sementara itu, Ketua Paguyuban Joyoboyo Kediri Kutai Timur, Sirmani, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan program-program Pemkab Kutim. Selain pengembangan seni dan budaya, pihaknya juga akan memperluas kontribusi melalui berbagai sektor demi mendukung terwujudnya Kutai Timur Hebat 2045.



“Selama enam tahun Paguyuban Joyoboyo Kediri berjalan, kami tetap berkomitmen mendukung program kerja pemerintah daerah. Selain di bidang seni budaya, kami juga akan berperan aktif di bidang peternakan dan pertanian. Ini menunjukkan bahwa Paguyuban Joyoboyo Kediri tidak tinggal diam, tetapi terus bergerak dan berkontribusi nyata bagi Kutai Timur,” tegasnya.


Diketahui, puncak peringatan hari jadi ke-6 Paguyuban Joyoboyo Kediri ini dimeriahkan dengan penampilan tarian jaranan original khas paguyuban, yang mendapat sambutan antusias dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.



 Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan. .