Wed 04/02/2026
  Admin Berita Berita

Dari Infrastruktur ke SDM, Musrenbang Rantau Pulung Dukung Transformasi Ekonomi 2027

RANTAU PULUNG- Infrastruktur masih menjadi program  yang mendominasi daftar usulan  oleh desa-desa di Kecamatan Rantau Pulung dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan  untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 mendatang.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurkhasanah mengatakan, peningkatan infrastruktur masih menjadi program yang ingin segera di realisasikan di Kecamatan yang terbagi menjadi 9 desa tersebut. sejumlah program pembangunan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat masih terus diusulkan dan berharap segera bisa ditindaklanjuti, Rabu (04/02/2026).

Ia menjelaskan, usulan tersebut meliputi pembangunan dan peningkatan jalan penghubung antar desa, perbaikan fasilitas umum, serta penyediaan sarana pendukung layanan dasar masyarakat. Program-program tersebut dinilai sangat mendesak guna menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga.

“Selain sektor pertanian yang saat ini kita terus kembangkan. Ada juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang ekonomi, olahraga dan lainya,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang diusulkan setiap desa harus selaras visi dan misi kepala daerah yang masuk dalam  50 program prioritas  Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi.

“Harapan kami, seluruh usulan yang di sampaikan oleh setiap desa bisa di akomodir. Mengingat program tersebut akan memberikan dampak secara langsung keapd masyarakat di Kecamatan Rantau Pulung,”pungkasnya.


Kepala Bappeda Kutim, Melalui Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah (P2EP), Marhadin mengungkapkan, Musrenbang kali ini menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah dalam menentukan arah pembangunan yang mengacu terhadap transformasi ekonomi yang berkelanjutan. 

Mengusung tema “Transformasi Ekonomi yang Berkelanjutan” diharapkan kedepan, Kutim tidak akan terus mengandalkan sektor pertambangan yang selama ini menjadi tumpuan. Namun akan mengoptimlakan sumber daya yang dimiliki. Dimuali dengan memperkuat sektor infrastruktur dan sumber daya manusia yang menjadi faktor penting dalam mengembangkan arah pembangunan daerah ke depan.

“Kita tengah bersiap untuk beralih menuju ekonomi berkelanjutan. Transformasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, disertai penguatan ekonomi kerakyatan dan UMKM,”ujarnya



 Penulis : Tejho

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.