Tue 03/02/2026
  Admin Berita Berita

Mudahkan Pasien, RSUD Kudungga Kembangkan Layanan Tambahan dan MCU Jemput Bola



SANGATTA – Inovasi menjadi kunci utama dalam pengembangan dan peningkatan layanan kesehatan dan peningkatan layanan kesehatan pemerintah. Berbagai terobosan terus dilakukan, mulai dari digitalisasi layanan kesehatan, peningkatan fasilitas medis, hingga layanan tambahan yang bisa memudahkan pasien dalam mendapatkan layanan kesehatan secara purna.

Direktur RSUD Kudungga, dr Muhammad Yusuf mengatakan ada dua program utama yang menjadi fokus RSUD Kudungga pada 2026. Program pertama adalah pengendalian biaya atau efisiensi, baik pada aspek manajemen administrasi maupun pelayanan kesehatan. Program kedua adalah peningkatan pendapatan rumah sakit.

Untuk mengoptimalkan layanan kesehatan di Rumah sakit yang beralamat di jalan Soekarno Hatta Sangatta tersebut, pihaknya juga terus melakukan inovasi layanan kesehatan. Tidak hanya berfokus terhadap peningkatan layanan pengobatan maupun peralatan medis. 

Namun pihaknya, saat ini juga sudah mulai menyasar kepada jasa layanan tambahan. Diantaranya dengan menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) yang menyasar hingga ke kecamatan dan perusahan yang beroperasi di Kutim.  

“Kami sudah membentuk tim khusus untuk turun langsung memberikan layanan MCU ke lapangan. Dan alhamdulillah sudah memberikan hasil yang baik. Dimana sudah ada beberapa Perusahaan yang siap jalin Kerjasama dengan kami,”ujarnya.

Tak samapi di situ, RSUD Kudungga juga berencana membuka layanan jasa tambahan bagi keluarga pasien, seperti penyediaan makanan sehat yang dapat dipesan langsung dari dapur rumah sakit, serta layanan laundry terpusat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasien dan keluarga memperoleh kenyamanan selama masa perawatan, sekaligus mendukung kebersihan dan standar kesehatan di lingkungan rumah sakit.



Menyikapi kebijakan Pemerintah tekait efisiensi anggaran, RSUD Kudungga juga sudah mulai menerapkan pengawasan ketat terhadap penggunaan sumber daya. Salah satunya terkait pemanfaatan sumber daya kesehatan secara efisien. Dimana  jajaran struktural akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan optimalisasi fasilitas dan tenaga medis berjalan sesuai rencana.


Dengan berbagai langkah tersebut, RSUD Kudungga optimistis dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga keberlanjutan operasional rumah sakit di tahun 2026. Dirinya berharap Manajemen rumah sakit menilai inovasi dan efisiensi yang diterapkan akan berdampak positif terhadap kepuasan pasien, kinerja tenaga kesehatan, serta pengelolaan sumber daya secara lebih optimal. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran RSUD Kudungga sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan yang andal bagi masyarakat.


Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.