
Pengurus Baru DWP Kutim Dilantik, Siap Bergerak Cepat Wujudkan Program Berdampak
SANGATTA – Jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perangkat Daerah se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2024-2029 secara resmi dilantik Rabu (11/02/2026).
Pelantikan yang digelar di Gedung Wanita, Bukit Pelangi, Sangatta tesebut langsung di lakukan oleh Ketua DWP Kabupaten Ny Lisnawarty Rizali Hadi yang juga di saksikan oleh Pembina DWP Kutim, Ny Siti Robiah Ardiansyah, perwakilan organisasi perempuan Forkopimda serta undangan lainya.
Dalam sambutan Pembina DWP Kutai Timur, Ny Siti Robiah Ardiansyah, mengingatkan bahwa status istri pegawai negeri membawa tanggung jawab moral kepada masyarakat. selain itu Anggota DWP juga memiliki tugas untuk menghidupkan organisasi. Menurutnya, esensi organisasi ini terletak pada keikhlasan dalam mengelola perbedaan demi mencapai tujuan bersama.
"Meningkatkan kesejahteraan anggota, menjadi tujuan utama. Namun jangan hanya diukur dari materi, melainkan juga kesejahteraan hati, kesabaran dan sikap legowo saat menghadapi dinamika organisasi," ujarnya.
Pihaknya juga menekankan, bahwa DWP juga memiliki tanggung jawab dan peran strategis yang mencakup isu-isu penting daerah. Seperti penurunan angka stunting, penanggulangan TBC, hingga pencegahan HIV. Dengan dibekali kemampuan dan wawasan yang luas, anggota DWP diharapkan mampu membangun pilar rumah tangga yang kokoh.

"Kita harus membekali anggota agar mampu mengelola rumah tangga yang tangguh, sekaligus mengantisipasi potensi keretakan hubungan dalam keluarga ASN yang belakangan ini kerap terjadi,"pesan istri orang nomor satu di Kutim ini.
Sementara itu, Ketua DWP Kutim, Ny. Lysnawarti Rizali Hadi. Meminta seluruh pengurus yang baru dikukuhkan untuk segera bergerak cepat menyusun program kerja tahunan. Ia menekankan agar program yang dirancang lebih mengutamakan dampak nyata bagi seluruh anggota DWP.
"Amanah ini merupakan bentuk kepercayaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga buatlah rencana yang sedikit namun sangat bermanfaat dan dapat diimplementasikan di instansi masing-masing," katanya.
Ia juga mengaku menaruh perhatian serius pada kualitas administrasi organisasi. Dirinya menyoroti pentingnya akurasi data dalam sistem pelaporan elektronik (E-Reporting) yang saat ini sudah mulai di terapkan di jajaran DWP.
"Laporan melalui e-reporting jangan sekadar formalitas, isinya harus padat dan berbobot dengan mencantumkan substansi pembahasan yang jelas guna menunjang kinerja kabupaten secara keseluruhan," pungkasnya.
Penulis : Irhan
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.